21 Jul 2011

Ku Rindukan Senyum Tulus Mu

Ternya apa yang kita jalanin dalam hidup ini tak semudah memetik bunga ditaman, bahkan harus merelakan kebahagian bersama keluarga dengan mendapatkan sebuah rupiah, bahkan menghabiskan semua waktu untuk memnuhi kebutuhan itu, aku merasa diriku semakin jauh dengan mereka orang yang aku sayangi, bahkan tak ada waktu sekalipun untuk mereka.

Aku bahkan tidak tau apa mereka bahagia dengan aku sebagai orang yang di harapkan kelak dapat membahagiakannya, tapi satu yang aku minta dari kalian tak usah kau hawatirkan aku sebagai anak mu, cukup dengan do'a mu aku sudah mrasakan kebahagian dari mu, sebagai anak mu aku ingin berbakti sebagai mana layaknya seorang anak, aku tidak akan meminta selain maaf dari mu, karen aku butuh itu untuk memuluskan niat ku membahagiakan kalian.

Tak jarang apa yang aku lakukan semata" untuk memberikan kebahagian kepada kalian, ini yang kumiliki sekarang adalah bagian dari kelangsungan hidup kalian di masa depan, kau juga meminta maaf mu, karena di saat kau menanti kehadiran ku di samping mu aku tak ada, bukan karena aku tak ingin, karena aku tak rela jika kau meneteskan air mata hanya untuk aku.

karena hal yang paling aku khawatirkan ketika kalian terlarut dengan kesedihan hanya karena aku, buakan itu yang aku harapkan saat aku di samping kalian, aku lebih senang ketika kalian menceritakan tentang masa kecil ku, yang seolah membawa aku kemasa itu lagi, karena aku lebih merindukan itu, bermanja di hadapan kalian sambil mengusap" kepalaku, aku lebih merasakan kebahagian yang nyata.

Aku pun selalu ingin di samping kalian, aku selalu rindukan kalian, bahkan suatu saat jikala kalian tak lagi di samping ku untuk selamanya. aku beraharaap maaf yang tulus dari kalian jikala selama membibing ku untuk jadi yang sekarang, aku sangat bersyukur jadi anak dari kalian karena kalian sudah cukup memberikan aku harapan yang sangat istimewa di banding merka.

Suatu saat jika aku dizinkan untuk bertemu kepada kalian lagi aku akan memberikan apa yang aku punya untuk melihat senyum bahagia mu, serta senyuman yang tulus yang selama ini aku rindukan di setiap hari hari ku.

14 Jul 2011

SAAT INI

Apa yang kurasakan saat ini masih sama saat aku pertama mengenal mu, tak ada yang berubah dari semua ini. cuman kamu sibuk dengan dunia mu sendiri begitu juga dengan aku, tak ada yang perlu di sesali, kau pernah berkata kepadaku tentang masalah waktu, itu hanya masalah waktu tapi apa seiring berjalannya waktu rasa itu tak pernah terhapus dalam benah ku, karena tak  sedikit pun menaroh rasa benci itu.

Aku merasa semakin hari semakin besar rasa itu, mungkin saja kau tak tau karen gak pernah mau peduli, seberapa besar rasa itu juga akan kamu rasakan kembali, disaat kamu sendiri atau bahkan di keramain sekalipun. bukan manusia jika tidak memiliki rasa sayang dan rasa cinta terhadap mantan kekasihnya. walau waktunya sedikit untuk menjalani masa bersama, tapi aku merasakan kasih sayang dari seorang kesakasih yang sangat mendalam, mungkin ini yang dinamakan mecinta dengan tulus walau pun akhirnya harus berpisah.

Aku tulus memberikan setiap waktu untuk mu, aku siasiakan waktu, aku menjadi orang yang tidak propesional layaknya pekerja lain. karena aku berikan waktu cuma buat kamu, karena tanpa mendengar kabar darimu rasa hati gelisah, biar saja orang berkata apa tentang diriku, karen hal itu yang aku rasakan saat kau tidak ada dalam tatapan ku.

Sampai sekarang pun aku masi menanti tatapan dan senyum indah mu, dan itu selalu yang ingin aku lihat, tapi mungkin saja hanya sebuah mimpi yang indah yang tertunda, karena di ke esokkan harinya entah kamu milik siapa aku juga gak tau, jika masih di izin dan di berikan kesempatan itu aku tak akan menyia" kan kesempatan itu.

Saat kamu tersenyum adalah hal yang terindah yang pernah aku lihat, karen membuat orang tersenyum itu tidak mudah, dan bahkan sangat sulit. Ingin rasanya melihat kamu tersenyum lagi di hadapan ku tapi itu sepenuhnya buat aku. Cukup menatap mu dari kejauha sambil kau tersenyum dan bercanda bersama teman"mu, aku bisa merasakan keceriaan mu.

Apakah pernah terlintas di benak mu, tentang memikirkan ku, apakah kamu sadar aku menyangimu, apa kah kamu merasakan apa yang kau rasakan saat ini, ingin ku kau selalu menghiasi hari ku, dengan candaan yang konyol yang bisa membuat suasana menjadi lebih baik.

Aku berharap suatu hari kita bisa bertemu, bercanda sambil menikmati hangat teh dan mungkin sambil menikmati makanaan kesukaan mu. (ratd)